Lembar
kertas masih itu tergeletak di dasar kamar. Surat yang dulu pernah dikirmkan
kepadaku. Aku masih belum mau membukanya lagi. Aku ingat, saat dulu membukanya,
aku tak berani untuk datang ke kamar ini, hingga hari ini kuberanikan diri. Kata-kata
yang ada di dalamnya adalah diksi tebaik yang pernah ada di semesta: Kematian.
Blog pribadi yang berisi ide-ide subyektif di sana-sini, tergantung jari yang terus menari. Boleh komentar, namun biasakan baca sampai selesai. Boleh diambil, asal kuat iman. Ini bukan dalil, tak perlu dianggap serius. Kalau terlanjur serius, apa boleh buat.
04 May 2014
05 April 2014
Dari Teras Kita untuk Pemilih Muda
Kredit ilustari: Remotivi
Jurnalis dianggap sebagai nabi.
Ia menyampaikan kebenarannya melalui media massa. Media massa adalah agama. Peran
jurnalisme yang seperti itu, dahulu pernah dibahas dalam diskusi di Jakartabeat
(Jurnalis
Belum Mati: Tanggapan Untuk Esai Kompas Minggu Edy Effendi dan Jurnalis
Belum Mati: Sebuah Kritik).
Di tengah partai politik yang
sedang giat-giatnya berkampanye, kenetralan media massa, terutama televisi dan
radio, kembali dipertanyakan. Kepada siapa media massa berpihak? Roy Thaniago
mengungkapkan bahwa frekuensi, yang digunakan oleh televisi dan radio, itu
milik publik. “Koran boleh partisan, koran bertanggung jawab pada hutan yang
pohonnya harus menjadi kertas. Namun televisi dan radio menggunakan frekuensi
yang dimiliki publik,” ucap Roy.
01 April 2014
Janji Datangnya Kereta Kencana
Foto: Hana Sola Gracia
Bunyi selo dan piano mengisi ruangan yang gelap. Cukup lama hingga akhirnya lampu panggung perlahan menyala.
Dengan lilin yang masih menyala, orang tua itu (Indrasitas) memasuki ruang tamu –yang sekaligus menjadi ruang keluarganya. Umurnya, semenjak dua hari yang lalu, telah memasuki dua abad. Rambutnya putih, kumis dan janggutnya jua, menutupi seperempat wajahnya.
Caterva Dibekukan, Legitimasi BEM Dipertanyakan
Unit kegiatan mahasiswa (UKM) pecinta alam Caterva menerima surat keputusan dari rektorat Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta tentang pembekuan organisasinya. Diduga, pembekuan UKM Caterva akibat dari meninggalnya Helmy Dwi Aprianto saat sedang pendidikan di Gunung Salak, Januari lalu.
01 January 2014
Membangun Kultur Kreatif, Menjadi Manusia Seutuhnya
Jutaan kendaraan bermotor berseliweran di jalan-jalan
Jakarta. Jutaan orang pula menggantungkan hidupnya pada industri, di mana
mereka melebur menjadi alat produksi. Masyarakat kelas pekerja tak peduli lagi
dengan proses kreatif. Semua yang dilakukannya adalah kebiasaan, yang terus
diulang-ulang sehingga mereka menjadi alat, bukan lagi manusia sutuhnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)

.jpg)

