Pages

Showing posts with label fiksi. Show all posts
Showing posts with label fiksi. Show all posts

16 June 2014

Sesosok Suara dari Timur Dekat

Buku Gambar Sketsa J. H. Dowd
Rokok di dalam kotak merah itu hanya tersisa tiga batang. Kata-kata yang kujanjikan untuknya belum lagi selesai kutuliskan. Entah mengapa, malam ini sungguh tak menginspirasi. Tak seperti kemarin, ketika malam menerbangkan balon udara berisi aksara yang rakus untuk keluar, bergerak pelan mengelilingi ruangan. Aku telah mati akal.

04 May 2014

Menjadi Udara


Lembar kertas masih itu tergeletak di dasar kamar. Surat yang dulu pernah dikirmkan kepadaku. Aku masih belum mau membukanya lagi. Aku ingat, saat dulu membukanya, aku tak berani untuk datang ke kamar ini, hingga hari ini kuberanikan diri. Kata-kata yang ada di dalamnya adalah diksi tebaik yang pernah ada di semesta: Kematian.

04 October 2013

Tapak Kaki Titisan Dewa

Ilustrasinya minjem dari Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit

Dalam rumah itu, aku tinggal sendiri. Dinding retak, atap tertembus cahaya kecil dan lantai yang berdebu menjadi pemandangan biasa, mengisi hariku dengan biasa pula. Jarang sekali aku membersihkan rumah warisan dari Emak Bapakku. Dulu tentu berbeda, Emak selalu membersihkan rumah selagi libur.

19 December 2012

Separator Busway Semakin Tinggi



Jakarta Pemandangan berbeda terlihat di sepanjang jalan raya Warung Buncit – Mampang, Jakarta, Jumat (5/12). Di koridor Mampang-Warung Buncit, separator busway ditinggikan hingga 30 – 40 centimeter menggantikan separator lama yang hanya setinggi kurang dari 20 centimeter.

Pembenahan sarana dan prasarana Transjakarta terus dilakukan pemerintah provinsi (pemprov) DKI Jakarta. Proyek ini semata-mata untuk mengajak masyarakat mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan beralih menggunakan jasa angkutan umum.

Selain untuk mengajak menggunakan moda angkutan umum, pemerintah juga ingin meminimalisir angka kecelakaan yang sering terjadi di daerah tersebut.

“Bermanfaat banget. Terutama masalah jalan dipagerin, bagus banget karena beberapa kali ada kecelakaan karena menyebrang sembarangan,” tutur Ridwan, warga Mampang yang setiap hari melewati jalur itu.